Label Rekaman Yang Pernah Berpengaruh Di Industri Musik Indonesia

Industri musik Indonesia tidak selalu berada di puncak kesuksesan, pasang surut kerap kali terjadi di industri tersebut. Meskipun cukup banyak album berkualitas yang digemari masyarakat, namun bukan berarti bisnis industri musik dalam hal ini label rekaman mampu mencapai kesuksesan sesuai dengan apa yang diharapkan. Bila sudah seperti itu, maka biasanya nasib label rekaman itu tidak dapat bertahan lama.

Untungnya, menjelang tahun 2000an, berbekal dengan proses kreatif serta pola distribusi yang penuh strategi jitu maka sedikit demi sedikit industri musik Indonesia mulai bangkit kembali. Perpaduan antara semangat, visi bermusik dan juga niat membangun jaringan dapat menjadi modal terbaik untuk industri musik yang tentunya perlu untuk selalu dipertahankan. Walaupun begitu, Anda juga sebaiknya mengetahui label rekaman apa saja di Indonesia yang cukup berpengaruh pada masanya:

Remaco

Label rekaman yang satu ini adalah salah satu label tertua di Indonesia, yang berdiri pada pertengahan era 50-an, hampir bersamaan dengan berdirinya beberapa label rekaman ternama lainnya di era tersebut, seperti Dimitra, Metropolitan dan juga Irama. Remaco pada zaman keemasannya termasuk sebagai salah satu label rekaman paling sukses di Indonesia, sebab label rekaman inilah yang menaungi banyak penyanyi terkenal seperti Ernie Djohan, Patty Bersaudara, Bob Tutupoly, Koes Plus, Panbers hingga penyanyi-penyanyi dangdut ternama sebut saja seperti ratu dangdut Elvy Sukaesih pun pernah bernaung di Remaco. Sayangnya, pada tahun 80-an, Remaco mulai surut popularitasnya namun tentunya tetap saja label rekaman ini tercatat pernah menjadi salah satu terbaik di Indonesia.

Aquarius Musikindo

Sejak dominasi Remaco tergantikan oleh Musica Studio’s sebenarnya Aquarius Musikindo ini termasuk pesaing yang cukup berat. Namun, ketika saat ini masa kejayaan album fisik sudah semakin memudar dan digantikan dengan album digital, nama label rekaman ini juga mulai hilang dari peredaran. Di era kejayaanya Aquarius Musikindo ini tergolong sangat aktif bahkan banyak band indie yang ditarik untuk masuk ke label rekaman tersebut. Oleh sebab itu, label rekaman ini tergolong cukup berpengaruh terhadap industri musik Indonesia khususnya di era 90 hingga 90-an apalagi bagi beberapa genre musik seperti rock dan reggae.

FFWD Records

Label rekaman ini didirikan di kota Bandung yang merupakan salah satu kota dengan masyarakat yang paling kreatif di Indonesia. Pengaruh terbesar label rekaman ini bagi industri musik Indonesia diantaranya seperti label independen khas Indonesia dan tentu saja berbagai jenis album yang pernah dirilis dari FFWD Records. Hebatnya lagi, meskipun merupakan label independen lokal yang posisinya ada di luar Jakarta, namun FFWD Records ini berhasil memasarkan album hingga penjualannya mencapai 50 ribu kopi. Bukan hanya itu saja, bahkan hingga saat ini label rekaman FFWD Records masih bertahan, tentunya hal seperti itu merupakan salah satu prestasi tersendiri sebab di era gempuran musik digital seperti saat ini.